
Begnilah keyakinan mayoritas pengikut Paulus;HANYA IBLIS YANG MENGAKU SEBAGAI TUHAN DAN MINTA DISEMBAH!
Dalam Bible, kitab yang disucikan oleh para bapa gereja, ada bagian yang sangat penting, bahkan sangat sakral, yang dikenal oleh umat terdahulu -- dan umat Paulus hari ini -- sebagai 10 PERINTAH TUHAN.
Kesepuluh perintah Tuhan ini dapat kita temui dalam Kitab Ulangan 5: 6-21, dan jika dicermati, sekalipun hanya secara sambil lalu, kita akan dengan mudah menyimpulkan bahwa hampir tidak ada satu pun dari seluruh perintah Tuhan tsb yang dipatuhi oleh umat paulus!
Kita boleh saja coba bahas fakta ini dalam 10 trit terpisah secara marathon selama 10 hari, tapi rasanya tidak akan mendapatkan alasan paling masuk akal yang boleh dijadikan pembenar untuk menyetujui pembangkangan secara terang-terangan mereka terhadap Allah, kecuali hanya setumpuk KARANGAN BEBAS SEMAU GUE yang sangat jauh mernyimpang dari pokok-pokok ajaran Yesus Kristus maupun ajaran para Nabi terdahulu dan terkemudian dalam kitab-kitab suci Allah.
Salahsatu bentuk kedurhakaan umat ini kepada Allah, Tuhannya Yesus Kristus dan Tuhan setiap makhluk fana yang hidup di seluruh jagad raya ini adalah tudingan mereka bahwa HANYA IBLIS YANG MENGAKU SEBAGAI TUHAN DAN MINTA DISEMBAH!
Ini adalah manifestasi dari upaya berjamaah mereka untuk menjustifikasi doktrin gereja yang tidak pernah diajarkan oleh nabi manapun, termasuk oleh Yesus Krsitus sendiri, bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan yang tidak pernah minta disembah!
Sementara di dalam Al-Quran, demikian pula sesungguhnya dalam sabda-sabda Yesus Kristus yang tercatat dalam Bible sendiri, ada banyak seruan, baik secara eksplisit maupun implisit yang menyiratkan perintah agar umat manusia hanya menyembah Allah saja.
Perintah ini sudah sejak pada mulanya ada, dan merupakan salahsatu dari 10 PERINTAH TUHAN yang ditempatkan pada urutan ketiga.
Bible versi Terjemah Baru (TB-1974) menuliskannya singkat;
"Akulah TUHAN, Allahmu, ... dst. Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku." (Ulangan 5:6-7)
Tapi dalam Bible versi Bahasa Indonesia Sehari-hari (BIS-1985) tertulis lebih jelas;
"Akulah TUHAN Allahmu, ... dst. Jangan menyembah ilah-ilah lain. Sembahlah Aku saja." (Ulangan 5:6-7)
Jadi, bagaimana ceritanya umat bebal ini mengira mengerti kitab-kitab umat Islam kalau memahami kitab sendiri saja sama sekali tidak becus?
Bukan begitu, Tiotra M Munaf?
Bagaimana pendapat anda tentang artikel ini? Silahkan tulis komentar.
0 Komentar