Yesus Menurut ChatGPT

WALAU DISEBUT SEBAGAI "KECERDASAN BUATAN", TAPI CHATGPT TIDAK SUKA BERDUSTA SEPERTI EDITOR ALKITAB

Boleh jadi sebagian dari kita skeptis mencermati pernyataan-perenyataan chatbot AI semisal ChatGPT ketika bicara tentang Teologi, khususnya yang berhubungan dengan iman Kristen dan Islam. Sebab kita tau, ChatGPT adalah produk artificial intelligence, alias "kecerdasan buatan" yang tentu saja tidak sama dengan "kecerdasan bawaan" kita sebagai manusia.

Tapi ada yang perlu digarisbawahi di sini, yaitu bahwa sebagai AI, ChatGPT punya akses ke jutaan literatur online tentang apa saja, dalam berbagai bahasa yang ada di seluruh muka bumi ini, sehingga bicara tentang pengetahuan umum, walau bagaimanapun kita - sebagai individu - harus mengakui bahwa ChatGPT lebih banyak tau ketimbang kita.

Dan satu lagi, kesimpulan-kesimpulan yang dia buat berdasarkan algoritma AI yang bersumber dari jutaan literatur tadi lebih masuk akal, karena pararel antara metafisika, logika, dan teknologi.

Contohnya seperti di bawah ini 👇



Bagaimana pendapat anda tentang artikel ini? Silahkan tulis komentar.

Posting Komentar

0 Komentar